Life is Value

Bismillahirrohmaniir rohiim

“Akhi, kalau antum ingin menjadi seorang pengusaha, jadilah pengusaha yang mempunyai value yang membedakan antum dengan pengusaha lain”

Kalimat ini saya dapatkan saat saya bersilaturahim ke seorang kawan di daerah Gunung Puntang, Bandung. Sebut saja namanya mas Irwan. Mas Irwan ini masih berusia 22 tahun dengan 2 anak, yang sedang merintis usaha di bidang agrobusiness. Dia mempunyai brand Kopi Puntang dengan jargon “pantang pulang tanpa kopi puntang”. 🙂

Saya tidak menulis tentang mas Irwan disini, tetapi kata-kata mas Irwan  selalu terngiang di telinga saya, berputar-putar di pikiran. Meminta untuk diresapi lebih dalam maknanya. Saya memang bukanlah pengusaha seperti mas Irwan. Saya seorang pekerja kantoran. Tetapi kata-kata “value” itulah yang menarik bagi saya.

Menurut kamus oxford, value diartikan sebagai . The regard that something is held to deserve; the importance, worth, or usefulness of something” . Disisi lain, (mungkin) beberapa dari kita memahami value adalah angka-angka yang identik dengan rupiah seperti definisi lain dari oxford : “The numerical amount denoted by an algebraic term; a magnitude, quantity, or number”:

Jika membaca Value yang disebutkan mas Irwan diatas, maka value bisa diartikan dengan jumlah penghasilan tiap hari bukan? Misalkan ada serats pengusaha kopi di Bandung, maka yang membedakan seratus pengusaha tersebut adalah berapa omzet mereka per hari? apakah termasuk pengusaha bermozet puluhan juta kah? ratusan ribu kah? atau puluhan ribu?

BUKAN. Ternyata bukan itu value yang dimaksud, kalau kita berbisnis atau bekerja hanya memikirkan tentang angka-angka rupiah maka value kita hanya sebatas angka. Tetapi ada value yang lebih dari sekedar angka-angka, yang membedakan kita dengan orang lain. Sesuatu yang tidak bisa dikonversi dengan rupiah. Sesuatu yang membuat kita merasa dibutuhkan orang lain, sesuatu yang ingin kita dapatkan, sesuatu yang membuat kita berguna bagi lingkungan sekitar, sesuatu yang membedakan derajat seorang Hamba di hadapan Rabbnya.

Contoh : Seorang pengusaha kopi, boleh jadi omzetnya lebih kecil dari pengusaha lain. Tetapi jika pengusaha kopi ini adalah seorang hafidz Quran atau imam masjid di daerahnya, maka itulah value yang membedakan dia. Contoh lain, Value seorang yang penghasilannya kecil tetapi sedekahnya 10%  itu, lebih tinggi dibanding yang berpenghasilan besar dengan sedekah  2,5%.  Value bagi seorang muslim bukanlah bertambahnya angka-angka rupiah, tetapi sesuatu yang membuatnya bernilai lebih di hadapan Rabbnya.

Pikiran saya sejenak terbang ke Gaza yang terkenal dengan izzudin al qassam nya. Pasukan tempur yang gigih mempertahankan tanahnya dari serbuan zionis la’natullah. Menurut info yang saya dapatkan, pasukan yang identik dengan tutup muka ini ternyata berasal dari berbagai kalangan profesi, mulai dari tukang sampah, guru, insinyur sampai perdana menteri.  Mereka bekerja di siang hari untuk menghidupi keluarganya, dan  menyandang senjata berjaga di perbatasan pada malamnya. Untuk diketahui bersama, salah satu syarat menjadi bagian pasukan khusus ini adalah hafidz quran.

Subhanalloh, betapa banyak insinyur di dunia ini, mungkin ratusan juta. Penghasilannya pun berbeda-beda sesuai kadar rizki yang telah Alloh tetapkan. Lalu apa value yang membedakan ratusan juta insinyur tersebut? Rumah mewahnya kah? Jumlah mobilnya kah? ataukah Derajat dihadapan Rabbnya? (for your information, i am an engineer and i’m warned now)

Mulailah berbuat sesuatu dalam hidup ini, Tentukan value yang ingin didapatkan. Jika tidak bisa melakukan sesuatu yang besar, maka awalilah dengan yang kecil.

Hidup adalah perbuatan, tidak cukup hanya direnungkan. Life is Value, Action!

——————-

2

Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).” (Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar)

Alun Alun Kota Lamongan

Bismillahirrohmaniir rohiim

Apa kabar sobat blogger? semoga sehat dan bahagia selalu.  Cukup lama aku tidak menulis lagi di blog ini, tulisan yang benar-benar orisinal kutulis lebih tepatnya karena posting terakhir isinya cuma kopas saja dari group email kantor.  Koneksi internet kantor yang @#@#!* membuatku malas buka admin wp #alibi. 😀

Alhamdulillah, bulan kemarin sempat pulang ke kota kelahiran tercinta, Lamongan. Dengan menggunakan jasa kereta api kertajaya, aku berangkat senin siang dari Jakarta dan tiba selasa dini hari di Lamongan.  Sambil menunggu adik yang akan menjemput di pagi harinya, aku memilih langsung ke masjid agung Lamongan yang terletak di alun-alun kota untuk istirahat dan sholat shubuh.

Setelah sholat shubuh, aku mengikuti pengajian rutin bada shubuh di masjid tersebut sampai jam setengah 6. Karena adik belum juga kelihatan, aku memutuskan untuk mengelilingi alun-alun kota Lamongan yang “baru”.  Aku menyebutnya “baru” karena wajah alun-alun ini beberapa tahun terakhir dipermak habis sehingga membuat nyaman warga yang mengunjunginya.

Karena alun-alun adalah trademark setiap kota, terbersit pikiran untuk menjepret keadaan disana dan dishare disini.. Check it out.

1. Menara dan fasilitas olahraga.

menara lamongan

2. Miniatur pesawat foker, dan menara kembar masjid agung.

3

 

3. Kolam ikan

4

4.  Buat yang suka skate board dan free style rider, menuju Lamongan gaul. 🙂

5

 

5. Arena bermain anak-anak.

8

 

6. Kandang burung parkit, lovebird. (ada juga kandang merpati yang tidak tertutup lho)

Lamongan-20140506-00367

7.  Wifi On

11

 

8.  Halaman luas untuk upacara para pejabat kota

9

 

9.  Alun-alun ini juga digunakan untuk tempat olahraga siswa smp setempat. 10

 

10.  Plakat di gapura

2

 

10. Pedagang nasi boranan,  makanan khas Lamongan

7

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

11. Toilet pun ada wifinya, biar eksis. :p

Lamongan-20140506-00366

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

12. Pendopo Lamongan (biasanya alun-alun itu sepaket dengan pendopo dan masjid agung)

Lamongan-20140506-00385

 

Ini alun-alun kota ku, gimana alun-alun kota mu?  pastinya bagus juga kan? boleh ditulis dikolom komentar link nya. 🙂

 

 

 

Ibu, izinkan aku berbakti padamu

Bismillahirrohmaniirohiim

Dikisahkan bahwa Abdullah bin Umar melihat seorang pemuda yang thowaf sambil menggendong ibunya. Setelah selesai thowaf pemuda tersebut mencari Abdullah bin Umar. “Hai Abdullah bin Umar, apakah yang aku lakukan ini bisa membalas kebaikan ibuku?” tanya pemuda itu ketika berhasil menemui Abdullah bin Umar.

Abdullah bin umar lalu diam sejenak, lalu berkata “Hai pemuda, seandainya engkau sa’i antara shafa dan marwah, engkau mabit di muzdalifah, wuquf di arafah dan itu engkau lakukan sambil menggendong ibumu, maka sedikitpun tak akan bisa menggantikan satu nafas ibumu saat melahirkan”  (sumber)

Ibu, maafkan aku jika selama ini masih banyak membuatmu kecewa karena perhatian ku yang sangat kurang. Maafkan aku telah membuatmu khawatir jika telat memberi kabar, jika membuatmu bersedih akibat tingkah lakuku yang tidak sesuai , jika membuatmu… jika membuatmu… Ah, terlalu banyak yang belum bisa kuberikan untukmu.

Ibu, meskipun aku tahu, satu tarikan nafasmu saat melahirkanku belum sebanding dengan semua yang telah kuberi padamu, aku tetap saja masih perhitungan dalam membalas budi mu.

Ibu, meskipun aku tahu berkata “uff” saja dilarang agama, tapi betapa banyak kata-kata ku yang tidak berkenan di hatimu..

Ibu, meskipun engkau diam. Tidak menuntut apapun dariku. Menyimpan rapat-rapat keluh kesah mu pada ku. Bukan kewajibanmu meminta balas budi pada ku, aku lah yang wajib membalas budi mu, berbakti pada mu dengan segenap kemampuanku.

Ibu, sungguh aku ingin menjadikan mu salah satu tiket ku menggapai syurga kelak.

….celakalah dan merugilah orang yang tinggal bersama kedua orang tuanya tapi tidak membuatnya masuk surga… (HR Ahmad)

Ya Rabb, ampunilah dosa-dosa ku dan juga kedua orang tua ku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu kecil. Karuniakan mereka kekuatan iman yang kokoh, kesehatan dan juga anak-anak yang sholeh. Ya Rabb, jadikanlah hamba sebagai anak yang berbakti pada orang tua.

———

Ibu, hari ini aku akan menempuh 14 jam perjalanan sejauh 900 km dengan kuda besi. Untuk mengobati rindu. Rindu memeluk mu, rindu masakan mu, rindu nasehat-nasehat mu, rindu rumah.

Ibu jika kehadiranku di rumah bisa membahagiakan mu, semoga pulang kampung yang singkat kali ini, bisa menjadi mozaik-mozaik tiket syurga ku yang terserak.

 

*Ibu disini mewakili bapak juga*

 

 

indonesia vs korsel

Bismillahirrohmanir rohiim

Bagi seorang penikmat sepakbola seperti saya, menonton tim kesayangan bertanding adalah candu, apalagi kalau pertandingan itu cukup krusial. Pecandu sepakbola akan merasakan resah,gelisah dengan berpuluh pertanyaan di kepala seputar pertandingan. Siapa pemain yang diturunkan? Main nya bagus apa ga? siapa yang jadi wasit? Berapa skor update? Dan banyak lagi pertanyaan yang berputar-putar dan hanya bisa dijawab dengan menonton langsung pertandingan tersebut.
Seperti saat ini, timnas U-19 sedang bertanding melawan salah satu kekuatan sepakbola asia, timnas korsel untuk memperebutkan tiket putaran final piala AFC U-19 di Myanmar.
Saya yang dalam perjalananan pulang kampung naik kereta api tidak bisa menonton perjuangan Evan Dimas cs memperebutkan tiket final piala AFC karena memang kereta api tidak menyediakan fasilitas televisi. Tetapi resah gelisah saya sedikit terobati dengan teriakan komentator “ahaaayy” yang terkenal itu dari hape penumpang sebelah. Iya. Disaat smartphone berharga jutaan tidak bisa menyiarkan perjuangan timnas lawan korsel, hape analog dual sim berharga ratusan ribu itu bisa menangkap sinyal TV dan menyiarkan langsung pertandingan di pengap nya kereta ekonomi yang AC nya mati ini.
Ditengah suara penumpang lain yang ngobrol berbahasa madura, terdengar komentator berteriak ‘evan dimas!, gocek dia, shoott… Ahaaayyy. Gooollll.. 1-0 buat Indonesia bungg… ‘ Serempak penumpang tadi juga berteriak gooll sekeras-keras nya dan mengagetkan penumpang lain..

——-

Setiap ciptaan, pasti memiliki kelebihan masing-masing entah dia besar atau kecil, hitam atau putih, murah atau mahal dsb. Mungkin dalam kondisi normal, kita tidak.bisa melihat kelebihan suatu ciptaan. Tapi ada saat-saat tertentu dimana ciptaan yang kita anggap remeh akan menunjukkan kelebihannya.

——–

Batang, enam jam lagi menuju Lamongan, update skor turun minum, Indonesia 1, Korsel 1. Semoga indonesia lolos ke putaran final AFC.

Investasi : Antara tanah, emas atau Sawah

Bismillah

Gimana kabar sobat blogger? semoga semuanya sehat dan dalam kondisi yang luar biasa. Ane dah lama ga masuk dashboard wepe karena (sok) sibuk dengan kegiatan diluar rutinitas, disamping memang ga ada ide buat ditulis seh.. hehehe

Baiklah..

kali ini saya ingin menulis  atau tepatnya sharing sedikit pengalaman tentang investasi uang kita, sebagian saya memang melakukan dan sebagian lagi hasil dari ngobrol dengan teman-teman.

Oke, mari kita asumsikan kita punya uang lebih untuk di investasikan.. kira-kira investasi apakah yang menarik ya? Baca lebih lanjut

Teknik Baru Penebaran Nener Ke Tambak

Bismillah

Salam dari desa

Kali ini saya ingin menulis tentang cara menebar nener yang tidak sesuai dengan tata cara yang dianjurkan oleh ahli perikanan cara yang digunakan berdasarkan coba-coba dan hasil yang diperoleh lumayan. Rasio hidup nener menjadi gelondongan mencapai 70%.

Berikut step step nya :

1.  Nener yang dibeli (biasanya kami beli dari penjual nener di Bali) dibuka dan dikeluarkan dari kardus, lalu kita ambil secara random tiga kantong tiap kardus (satu kardus berisi 20 – 30 kantong) dan kita  hitung jumlah nener yang hidup. Kita hitung ulang jumlah nener ini karena dua alasan Baca lebih lanjut

Gowes di hutan bambu (Tour de Villages at Lamongan – Gresik)

Bismillah

Pedurungan, Lamongan 23 mei 2012

Desa Pedurungan (Dukuhtunggal) dan juga desa-desa di sekitarnya menyimpan keindahan alam yang memang selalu membuat saya ingin pulang kampung tiap bulan. Setelah dimanjakan dengan hiburan berburu burung di desa, kini saya punya hiburan baru kalu pulang kampung. Gowes !!!! iya, bersepeda menjadi pilihan alternatif hiburan dan olahraga selama saya pulang kampung.

Setelah, berganti ganti tunggangan sepeda untuk olahraga di Jakarta, mulai dari sepeda fixie lalu sepeda MTX (yang keduanya saya jual lagi) akhirnya saya memutuskan sepeda MTB Diamante XT dan United Miami XC-02 sebagai pelabuhan terakhir memilih sepeda.  saya beli sepeda bukan untuk olahraga di Jakarta, tetapi saya beli buat olahraga dan hiburan ketika pulang kampung di desa :).  Saya beli kedua sepeda ini di pasar Gresik dengan harga yang cukup murah, untuk diamante XT saya beli 1.200.000 dan united Miami XC-02 seharga 1.300.000.  Saya tidak beli sepeda mahal karena menyesuaikan budget dan kebutuhan. hehe

Esok pagi nya pukul 06.30  saya dan adik langsung gowes keliling desa-desa, Baca lebih lanjut

Saya Adalah Pemburu

Bismillah

Salah satu hobi saya adalah berburu. tetapi tidak menggunakan panah seperti hadis Nabi tetapi menggunakan senapan angin. Hobi ini muncul karena semenjak kecil saya sering diajak berburu burung di hutan maupun di sawah oleh bapak saya. Senapan yang digunakan bapak adalah sharp Innova II made in jepang, yang orisinil. beli tahun 1984 (sebelum saya lahir) seharga 30.000. sewaktu jalan-jalan di daerah istana baru Jakarta, iseng-iseng tanya Harga sharp innova II orisinil sekarang adalah 4.500.000. Hmm…

Adik saya juga mempunyai hobi yang sama, yaitu berburu. kasusnya juga sama, sejak kecil kami berdua sering diajak berburu oleh bapak. 🙂 . Klop !!!! Adik kakak punya hobi yang sama yaitu berburu burung. Karena pemburu nya dua, maka senapan nya juga harus dua biar tidak rebutan. akhirnya saya pun beli sharp tiger long truglo di istana baru, jakarta seharga 900.000.

Desa kami dikelilingi oleh tambak dan sawah sehingga banyak burung pemakan ikan yang hidup disana. di desa kami juga ada hutan bambu yang menjadi habitat kesukaan tekukur. Burung favorit buruan kami adalah burung bangau, belekok, tekukur dan juga Bangau Raja. Bangau Raja adalah sebutan kami bagi burung bangau yang ukuran nya sangat besar , besarnya bisa sampai tiga kali bangau normal. Burung ini sangat jarang dan susah ditaklukkan. sampai saat ini kami hanya mampu men shot down satu ekor bangau raja. Dulu sewaktu saya kecil, senapan angin hanya dimiliki orang yang hobi saja karena harga senapan angin yang mahal (dulu tidak ada senapan angin made in indonesia) sampai akhirnya sekarang banyak pengrajin senapan angin di Indonesia yang mengakibatkan harga senapan angin sangat murah di pasaran. Oleh karena itu banyak pemburu-pemburu baru yang bermunculan. sehingga saingan sesama pemburu bertambah. parahnya lagi, pemburu dari luar kota sudah melirik desa saya sebagai salah satu spot favorit mereka karena di kota-kota besar seperti Surabaya dan gresik areal perburuan nya sudah disulap menjadi pabrik dan stockist batu bara. 😦

dari kiri ke kanan, bangau raja, bangau normal, belekok.

Menjadi pemburu harus bertanggung jawab, burung-burung yang langka seperti bangau raja, belibis hitam, belibis, ayam-ayam an dan punai tidak lagi menjadi buruan utama. kami hanya menembak mereka sesekali saja. hal ini ditujukan agar mereka tidak punah. Tapi sayang tidak semua pemburu sadar tentang hal ini, mereka menembak sesuka nya tanpa memperhatikan kelestarian generasi burung-burung tersebut.

Beberapa seni dari perburuan yang membuat saya tidak pernah bosan berburu adalah :

  1. Ketegangan saat mengendap-endap mendekati target agar mendapat jarak tembak yang ideal. mengendap-endap ini harus sangat hati-hati dan tidak bersuara sehingga burung tidak terbang sebelum di tembak. yang menjengkelkan tapi asik adalah saat saya sudah mau menarik pelatuk senapan, eh tiba-tiba burung nya kabur… beginilah hidup. 😀
  2. menembak burung harus mengenai organ vital seperti sayap, leher,kepala dan dada. diluar bagian itu, burung akan tetap bisa terbang jauh meskipun peluru menembus badannya. Jadi menembak burung tidak asal kena, meminjam istilah nya Mel Gibson dalam film the patriot “one shot, one kill” 🙂
  3. berburu tidak seperti memancing, kita harus berjalan, naik motor bergerak mencari target. tidak menunggu target mendekati kita.
  4. ketika lelah dalam berburuan,  beberapa potong potong pisang goreng dan seplastik es JOSUA (ekstra joss plus susu) yang diminum dibawah pohon sengon besar dan dibelai angin sepoi sepoi adalah salah satu kenikmatan dunia yang tiada duanya. 😀
  5. semakin banyak buruan didapat, semakin banyak tetangga yang merasakan enaknya daging burung. jadi mereka bisa menghemat uang untuk beli ayam potong 😛
  6. masih banyak seni dari berburu yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata -halah..

Hobi berburu ini sempat terhenti selama dua tahun saat saya bekerja di pedalaman sumatra sebagai kuli pemeras minyak kelap sawit. Hobi ini mulai dilestarikan lagi setelah pindah kerja menjadi tukang ngatur listrik jawa bali di Jakarta. meskipun kerja di Jakarta, saya sempatkan sebulan sekali pulang untuk berburu ini. menghilangkan penat pekerjaan dan menyalurkan hobi yang menyenang kan ini.

Bagi mereka yang takut akan sengatan matahari, gatalnya rumput liar jika kena kulit dan males capek, hobi berburu ini sangat tidak disarankan. Karena hanya LAKI yang mampu melakukan nya.. piss (^.^)V

– iseng iseng tombo ngantuk sambil jaga listrik Jawa Bali

Bisnis Jasa Membajak Sawah dengan Traktor Tangan Quick G1000

Bismillah,

Sedikit share bisnis kecil-kecil an di rumah…

Pedurungan, Desa tempat saya dilahirkan, merupakan desa yang dikelilingi areal pertambakan. luas areal pertambakan di desa perbatasan Gresik-Lamongan Jawa timur, itu mencapai lebih dari 200 Ha. Desa saya terkenal dengan budidaya ikan bandeng dan udang vanamei air tawar, mulai dari benih bandeng (nener) sampai bandeng dewasa ada di desa saya begitu juga udang vanamei. Air yang digunakan untuk kegiatan budidaya ikan berasal dari anak sungai bengawan solo yang melewati desa saya tersebut.

Dalam pelaksanaannya, areal pertambakan di desa kami bisa berubah menjadi sawah padi pada saat musim hujan turun. Biasanya musim tanam padi terbagi dua, yaitu musim tanam pertama dan musim tanam kedua. Musim tanam pertama terjadi saat awal-awal musim hujan turun, berkisar pada bulan desember sampai maret. sedangkan musim tanam kedua berkisar pada bulan mei sampai juli. Pada saat musim tanam pertama, tidak semua areal tambak dijadikan areal sawah, hal ini disebabkan tidak semua petani mengambil resiko ketersediaan air untuk menanam padi cukup atau tidak. sedangkan pada saat musim tanam kedua, hampir semua areal tambak disulap menjadi sawah.

Sudah awam diketahui bahwa untuk menanam padi dibutuhkan pengolahan tanah yang bagus sebelum masa tanam. Salah satunya adalah dengan menggemburkan tanah dengan cara dibajak. Dulu, orang membajak sawah dengan menggunakan tenaga sapi atau kerbau. karena kecepatan nya sangat lambat, maka sekarang orang berpaling membajak sawah menggunakan mesin.Kecepatan traktor tangan membajak sawah sangat bergantung pada jenis traktor (diesel dan roda) juga kelihaian operator mengoperasikan traktor tersebut.

Menilik luasnya areal sawah dan kebutuhan traktor di desa saya maka saya, adik dan bapak melakukan analisa peluang bisnis sewa traktor ini.

  1. Luas areal sawah disekitar desa saya kurang lebih 200 Ha, cukup luas untuk wilayah pedesaan.
  2. Di desa saya hanya ada 3 traktor yang disewakan (beda pemilik). 3 traktor itu umurnya sudah tua dan performanya kurang bagus. Kecepatan traktor membajak sawah hanya 0.5 Ha per 2 hari. berarti dari segi kuantitas, jumlah traktor yang disewakan kurang.
  3. Ada dua orang operator yang bersedia menjalankan traktor apabila traktor nya baru. dua orang ini sudah mempunyai nama sebagai operator traktor handal di desa saya. dia berhenti dari salah satu persewaan traktor tua setahun lalu dikarenakan banyak sebab.
  4. Upah membajak sawah seluas 0.5 Ha adalah 250 ribu sampai 350 ribu. tergantung keras tidaknya tanah.
  5. Jika diasumsikan traktor bisa mengerjakan 50 Ha sawah setiap tahun nya, maka pendapatan kotor satu tahun adalah 30.000.000, upah operator adalah 33% berarti 10.000.000 dan biaya operasional plus  maintenance traktor adalah 33% berarti10.000.000. sehingga dalam satu tahun PENDAPATAN BERSIH bisa mencapai 10.000.000,-
  6. sedangkan harga traktor tangan merk Quick G1000 adalah 17.000.000, dan  nilai traktor (susut) setelah satu tahun adalah 12.000.000, berarti bisnis ini akan mengalami BEP dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Hmm menggiurkan juga.

Akhirnya kami memutuskan untuk membeli traktor tangan tersebut. Saya berperan sebagai pencari dana, adik yang membeli traktor dan bapak yang mengontak dua orang (calon) operator traktor tadi. Alhamdulillah, setelah utang sana sini (tanpa bunga) saya bisa mengumpulkan uang untuk membeli traktor, adik pun membeli traktor dengan best price (saya tahu keahliannya di bidang mesin) dan bapak sukses mengontrak operator traktornya. Rencana berjalan mulus, sekarang kami punya persewaan traktor tangan, punya income yang lumayan meskipun hanya terjadi pada musim tanam dan juga bisa membuka lapangan kerja buat orang lain.

Realita penghasilan bersih yang kami dapatkan adalah 6.000.000 (akumulasi selama 4 bulan traktor beroperasi). Angka tersebut sudah cukup besar, dan BEP dari bisnis sewa traktor ini sudah terlampaui.

beberapa kendala dalam persewaan traktor tangan yang kami jalankan ini adalah ketergantungan operasi traktor dengan operator nya sehingga besar kecil nya income tergantung pada operator. jika operator sakit atau ada keperluan, maka otomatis traktor tidak operasi. oleh karena itu harus pandai-pandai mencari operator yang jujur amanah sakinah mawaddah wa rahmah.. (apa sih :D)

Ada yang mau mencoba merambah bisnis sewa traktor ini??? harga traktor sama dengan harga Yamaha Jupiter MX, jika Jupiter MX ini digunakan ngojek, saya rasa tidak akan mendapat 6.000.000 dalam 4 bulan dan juga tidak bisa membuka lapangan kerja buat orang lain… hehehe

Langsung aja ini penampakan nya (update tgl 21 Mei 2012)

Traktor Tangan

Diesel Kubota, (dulu belinya bekas kondisi 90%)

Operator Setoran Uang Sewa 🙂

 

semoga bermanfaat bagi yang membaca..