Abdurrahman Nafis Anakku

Bismillahirrohmanir rohiim

Sebelum menikah, saya dan calon istri saat itu sepakat untuk tidak menunda untuk mendapatkan keturunan setelah menikah. Kami pun mempersiapkan diri dengan cara menjaga pola hidup dan pola makan sehat, calon istri saya rajin mengkonsumsi serbuk kurma dan madu sedangkan saya mengkonsumsi madu dan habbatus sauda. selain itu kami juga memanjatkan doa yang tertulis dalam Al quran surah Al furqon:74 agar Alloh mengirimkan kepada kami pasangan dan keturunan yang menyenangkan hati dan bertaqwa.  Kami menikah Februari 2015 dan alhamdulillah istri langsung hamil. Anak pertama kami  lahir 05 November 2015 dan kami beri nama Abdurrahman Nafis Rosyadi.

Mengapa Abdurrahman Nafis Rosyadi?

– Abdurrahman : karena kami berharap Alloh mencintai anak kami seperti yang termaktub dalam hadits berikut

إِنَّ أَحَبَّ أَسمَائِكُمْ إِلَى اللَّهِ عَبدُاللَّهِ وَ عَبدُ الرَّحْمَنِ

“Sesungguhnya nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman.” (HR. Muslim no. 2132)

– Nafis : Dalam bahasa arab artinya adalah berharga, kami sendiri mengartikan nafis sebagai  “value”, sehingga kami berharap anak ini mempunyai value lebih di masyarakat dan juga dihadapan Rabb tentunya

– Rosyadi : Ini adalah nama belakang saya, ayahnya, yang memiliki arti petunjuk.

Jika digabungkan, harapan dan doa kami dalam memberi nama Abdurrahman Nafis Rosyadi adalah agar kelak anak ini menjadi orang yang memiliki value lebih di masyarakat dan dengan ilmunya bisa memberi petunjuk/pengetahuan ke orang lain (ilmu bermanfaat) sehingga Alloh mencintainya. Aamiin.

Time flies, sekarang Naf sudah 10 bulan dan perjuangan kami sebagai orang tua untuk mendidik anak masih panjang, banyak yang harus kami persiapkan untuk menjadikan anak kami anak sholeh, berilmu, santun dan bertaqwa. Bukankah doa harus diiringi dengan usaha?

“Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.”

“Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa,” ( Al furqon:74)

Abdurrahman Nafis

Ayah, Naf, Unda, Anak tetangga🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s