Wheel Chair for Wildan

Bismillahirrohmaniir rohiim

Sobat, coba kita bayangkan jika organ-organ tubuh meng-kudeta perintah otak sehingga semua yang ingin kita lakukan tidak akan pernah terwujud.  Ambil contoh, kita mau berlari menendang bola tetapi apa daya kaki ini tidak bisa bergerak. Atau misalkan, kita mau bilang “i love you” ke someone special tapi apa daya lidah ini kelu tak mengeluarkan sepatah kata pun..

Saya pernah nonton drama jepang, one litre of tears, yang menceritakan seorang anak SMA bernama ikeuchi aya yang menderita spinocerebral degenerations, penyakit otak yang menyebabkan kelumpuhan permanen. (drama ini sukses membuat saya mewek, :p ).  Saya juga telah membaca novel nya Tere Liye, Moga Bunda disayang Allah, yang menceritakan seorang anak penderita buta-tuli semenjak kecil sehingga dia terperangkap dalam dunia nya sendiri sebelum menemukan cara berkomunikasi melalui telapak tangan, getaran bibir dan suara.

Bagi saya, dua cerita tersebut sudah lebih dari cukup menggambarkan apa yang dirasakan penderita penyakit yang berhubungan dengan otak dan mengingatkan saya harus bersyukur atas nikmat sehat yang Alloh berikan.

Dunia blog memang unik, sangat banyak karakter blogger yang bisa ditemui dan blog mereka mempunyai ke-khas-an masing-masing. Termasuk salah satu sobat blogger saya, kang Ade (abi gilang). Pernah suatu waktu, kang Ade memposting dua kali tentang seorang anak bernama Wildan di Sumedang, kampung halaman kang Ade, yang menderita penyakit otak cerebral palsy. Sebenarnya inti dari postingan pertama yang saya baca waktu itu adalah kita harus bersyukur atas keadaan kita sekarang. Tetapi ada postingan kedua  berjudul sebuah amanah yang bagi saya sangat menarik. Postingan kedua ini menceritakan sebuah perhatian dari sobat blogger yang lain, mas Ryan dan mbak Asmi, ke Wildan yang belum pernah mereka temui dengan menitipkan hadiah ke kang Ade buat Wildan.

Akhirnya, saya juga terprovokasi dengan apa yang dilakukan mas Ryan dan mbak Asmi. Saya pun mengirim email ke kang Ade dan menanyakan kira-kira apa kebutuhan wildan yang primer saat ini? Gayung bersambut, kang Ade mengajak ketemuan (ternyata rumah kang Ade dekat dengan tempat saya tinggal). Sambil makan di warung bakso kesukaan saya, kang Ade  menceritakan kalau Wildan membutuhkan kursi roda khusus buat penyandang cerebral palsy.  Akhirnya setelah pertemuan singkat tersebut, kami sepakati saya mencari dana buat beli kursi roda dan kang Ade mencarikan kursi roda nya (plus mengantarkan kursi roda nya ke sumedang)🙂

Sobat, saya bukan termasuk golongan ber-uang melimpah, gaji saya cukup buat bertahan hidup di Jakarta. Tapi saya punya teman-teman yang masuk golongan high salary class, dan tentunya memiliki sikap dermawan. Berbekal blackberry dan keyakinan bahwa “there are many generous people who dont have any idea how to share with others”😀, akhirnya saya share kisah tentang Wildan di group-group yang saya ikuti. Dan alhamdulillah, respon teman-teman diluar perkiraan saya, sehingga dana yang terkumpul melebihi harga dari kursi roda itu sendiri. Sisa dana pembelian kursi roda sepenuhnya saya berikan ke keluarga Wildan.  Berikut laporan dana terkumpul dari program WCW (wheel chair for Wildan) :

tanda terima WCW

dan ini adalah gambar dari kursi roda yang akan disumbangkan ke Wildan di Sumedang

Lima-20130930-00094

kursi roda CP merk Gea Medika

 

 

 

 

 

 

 

 

Semoga  para donatur diatas, yang malaikat pasti mencatat nya, rezekinya diluaskan dan berkah, keluarganya senantiasa diberi kesehatan dan segala urusannya dimudahkan oleh Alloh.

——-

Sobat, jangan pernah melewatkan peluang untuk membantu orang lain, sekecil apapun itu, karena sejatinya ketika kita membantu orang lain, kita membantu diri kita sendiri.

Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW, bersabda: “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim/ Hadits Arbain ke-36).

8 thoughts on “Wheel Chair for Wildan

  1. Mas Imron, terima kasih untuk perpanjangan tali kasih nya ya… you’ve done so much bigger than I’ve ever expected, dan untuk semua pendonasi semoga Allah selalu “tersenyum” disetiap hembusan nafas mereka.
    Ijin untuk copas tulisan ini diblognya asmie. Terima kasih. Barrakallah buat Mas Imron.

  2. Ping balik: Alhamdulillah…. [Maha Besar Allah dengan Segala Kasih SayangNya] | araaminoe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s