Indonesian Voice

Bismillahirrohmaniir rohiim

Assalamu’alaykum sobat blogger, semoga senantiasa dalam lindungan Alloh

Beberapa hari terkahir ini, saya sering menonton ajang mencari bibit penyanyi atau musisi di Indonesia. Awalnya saya tertarik nonton acara beginian karena penasaran dengan salah satu kontestan X factor indonesia yang berjilbab,  Fatin S. Waktu itu dalam hati saya bertanya, ajang mencari bakat diikuti oleh anak sma yang berjilbab yang lolos karena membawakan lagunya bruno mars?? Lebih kaget lagi karena follower nya di twitter lebih dari 100.000 hanya dalam hitungan hari !!!

Ternyata selain X factor, ada lagi konsep ajang mencari bakat dunia tarik suara di negeri ini, namanya Indonesian voice. sekilas konsepnya mirip sih sama ajang tv tetangganya. Apapun itu, modus nyari duit gede bapak-bapak produsernya dengan memanfaatkan karakter dasar generasi muda indonesia yang doyan mementingkan hal-hal tidak prinsipil (pinjem istilahnya rangga AADC😀 ) bisa keendus dengan mudah. Sobat blogger tau lah apa yang saya maksud dengan hal-hal tidak prinsipil tersebut..🙂

Seperti biasa, setiap kali kontestan selesai menyanyikan lagu, sang juri (atau mentor) memberi pendapat dan masukan. Beberapa komentar yang sering saya dengar adalah “pitch controlnya kurang teratur..” , “kamu membawakan lagu ini tidak dengan penghayatan penuh sehingga pesan lagu tidak tersampaikan..” atau ” penampilan kamu tidak sesuai dengan karakter lagu yang kamu bawakan..

Ternyata, kalau dalam dunia tarik suara itu, saya menyimpulkan bahwa penampilan, pengaturan pitch control dan penghayatan lagu sangat menentukan bagus tidaknya penyanyi membawakan suatu lagu.

Kita yang seorang muslim mari merenung. Pernahkah menganalogikan komentar-komentar juri tersebut dalam kehidupan beragama kita? mari analogikan pitch kontrol musik dengan tajwid dalam membaca Al Qur’anul kariim?? sudahkah belajar ilmu-ilmu tajwid?. Pernahkah merasa tersindir bahwa penyanyi  saja (yang kebanyakan dengan pongahnya menantang panas api neraka) harus menghayati lirik lagu nya . Lha kita, seorang muslim yang mendambakan surga, sudahkah menghayati ayat-ayat Nya?? Ayat-ayat qauliyah maupun kauniyah Nya?. Mereka para penyanyi harus memakai pakaian sesuai identitas lagunya biar matching, lha kita sebagai muslim, sudahkah berpakaian sesuai identitas keislaman kita??

Kalau kita analogikan kontes  adalah kehidupan, kontestan nya adalah kita, aturan mainnya adalah islam, maka jurinya adalah Roqib, Atid, Munkar dan Nakir. Dimana setiap tindak tanduk kita akan dinilai dan diminta pertanggungan jawab.

note : jangan bertanya hukum musik ke saya, saya tidak kompeten menjawabnya

pesan :  kalau memang suka bermusik, gunakan di jalan yang minim mudarat nya seperti nasyid yang performancenya tidak mengumbar paha, dada, sayap kiri dan sayap kanan.😀😀

3 thoughts on “Indonesian Voice

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s