Sisa Sisa Hari Pahlawan (kemarin)

Bismillah

Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah
Yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih
Maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah kepada siapapun juga

Saudara-saudara rakyat Surabaya, siaplah keadaan genting!
Tetapi saya peringatkan sekali lagi.
Jangan mulai menembak,
Baru kalau kita ditembak,
Maka kita akan ganti menyerang mereka itukita tunjukkan bahwa kita ini adalah benar-benar orang yang ingin merdeka.

Dan untuk kita saudara-saudara….
Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.
Semboyan kita tetap: merdeka atau mati!

Dan kita yakin saudara-saudara….
Pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita,
Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar.
Percayalah saudara-saudara.
Tuhan akan melindungi kita sekalian.

Membaca pekikan pidato Bung Tomo 10 Nopember 67 Tahun lalu itu, saya bisa merasakan bagaimana semangat para pejuang berkobar bagaikan bensin dipantik api. Mereka siap menghadapi penjajah Inggris demi kemerdekaan bangsa ini, resiko terberat pun, yakni tewas, pun siap mereka terima. Dan benar saja, karena persenjataan yang tidak seimbang sangat banyak pejuang yang gugur di medan perang meskipun kemerdekaan akhirnya direbut. Setidaknya 6,000 – 16,000 pejuang dari pihak Indonesia tewas dan 200,000 rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. (wikipedia)

Karena jasa mereka yang luar biasa itulah, mengorbankan nyawa untuk kemerdekaan rakyat Indonesia, kita menyebut mereka pahlawan dan memperingati hari pahlawan tiap 10 nopember.

Saya tidak ingin mengungkapkan unek-unek tentang kisah heroik para pahlawan yang gugur di medan perang karena banyak temen-temen yang sudah mengupas tuntas tentang hal tersebut. Saya ingin cerita (dan komentar tentunya)  tentang status-status facebook selama hari pahlawan kemarin… hehehe

10-11-12 –> status ga penting, hanya pingin ngingeti, tgl 10 Nop adalah tgl cantik. Mana Nasionalisme kalian para pembuat status ini??? Hanya inikah di benak kalian disaat 67 tahun lalu pejuang bersimbah darah merebut kemerdekaan yang kalian alami ??? >”<

Merdeka atoe mati –> saya ga paham maksud status ini, dia (pembuat status) ini lagi galau, lagi belajar bahasa Indonesia atau lagi menghayati pidato bung Tomo ?

MERDEKA.. Kata itu yg selalu di teriakkan stiap tahunnya pada tgl 10 November…. Tpi sampai Saat ini MERDEKA hanya sebuah Kata saja, bahkan kita masih BELUM MERDEKA.. Buktinya, masih banyaknya orang Fakir dan orang Miskin Di Negara kita INDONESIA… Saatnya kita Merengkan kata MERDEKA seutuhnya… –> pembuat status ini harusnya jadi politisi..🙂

Pahlawan adalah org yg berjasa untuk org bnyak.. Siapaka pahlawan mu?… –> Si pembuat status ini adalah seorang operator pabrik kelapa sawit tempat dulu saya kerja. Saya kerjasama dengan dia selama setengah tahun. Karena kenal, saya pun komentar di status dia seperti ini “pahlawan waktu kerja di SAL 1 dulu (salah satu) adalah pak Eko Nopika waktu jaga boiler…:)) tak lama berselang, dia pun balas komentar, Mkasi pak, uda hmpir 8 tahun sya d boiler,buru bpak yg bilg saya pahlawan boiler.

Sejenak saya merenung dengan balasan komentar operator satu ini, Astaghfirulloh kenapa saya baru mengatakan nya sekarang?? via facebook lagi !!  kenapa tidak dulu waktu kerja disana dan saya berjumpa langsung dengan dia? Saya tidak bisa membayangkan jika saya mengatakan hal itu di depan nya (juga operator pabrik lain) , bagaimana perasaan mereka? senang, bangga, terharu mungkin sampai nangis bawang bombay kali ya?  (lebayy.com) hehehe. Mereka adalah pahlawan bagi pabrik sawit karena jika tidak ada mereka, maka pabrik tidak produksi. Kinerja mereka yang bagus juga akan membuat kinerja saya (yang saat itu kepala proses produksi sawit) menjadi bagus juga. Berarti mereka adalah pahlawan bagi saya..🙂

Memang terkadang kita tidak menyadari peran orang-orang sekeliling kita dalam proses pembentukan “kita” sampai saat ini. Yang sering kita anggap pahlawan atau orang yang  sangat berpengaruh dalam proses pembentukan “kita’ adalah orang tua, istri, guru, dosen, bos, ustadz, sahabat dan orang-orang yang sangat kita kenal lainnya.

Mungkin dalam benak kita jarang terlintas peran anak buah kita, teman kantor, orang yang memusuhi kita, ibu pemilik warteg, tukang fotokopi, pembantu, tukang sol sepatu, tukang pijit, tukang parkir, tukang ojek bahkan pengemis yang kita beri dia uang. Tidak sadarkah kita, dalam proses pembentukan “kita” saat ini, pengemis yang pernah kita beri uang  berdo’a maturn nuwun mas, mugi-mugi Alloh mbales dengan yang lebih baik, mugi-mugi rezekinya tambah dan barokah… Sapa tau, doa pengemis tadi diijabahi Alloh dan kita bisa sukses seperti saat ini, Nah lo? Jika pahlawan diartikan adalah orang yang memberi manfaat dan pengaruh bagi orang lain, maka pengemis tadi adalah pahlawan kecil dalam proses pembentukan “kita”.

Every one who has contact with us has a role in development of our self. They are our heroes too.. #Respect others

Sobat blogger ingin tahu kah apa update status saya saat hari pahlawan kemarin?? berikut status saya

Kami, dispatcher listrik se jawa bali termasuk yang di area, adalah pahlawan.. Begitu juga kalian semua…

diluar dugaan, status ini adalah status saya yang paling banyak like nya sampai saat ini yang saya ingat, ada 14 orang me-like nya.. ga penting banget ya.. hehehe

sumber gambar

semoga bermanfaat

8 thoughts on “Sisa Sisa Hari Pahlawan (kemarin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s