Ingat Hitungan nya Atau…

Bismillah

Kawan, saya yakin diantara kalian ada yang punya tasbih kan ? tasbih yang saya maksud ini bukan kalimat subhanalloh, tapi kayu atau batu yang berbentuk bulat, berjumlah 33 atau 99 dan di bentuk seperti kalung untuk menghitung jumlah kalimat dzikir, biasanya sih dipake setelah sholat. Memang ada sebagian yang berpendapat tidak boleh menggunakan biji tasbih ketika dzikir, harus pake tangan. Tetapi sudah cukuplah mereka yang ahlus debat saja yang mempermasalahkan nya, kita jangan ikut-ikut an.πŸ™‚

Sebenar nya ada satu esensi yang lebih penting ketika kita berdzikir kepada Alloh, yaitu meresapi kalimat yang kita baca. Banyak dari kita yang terpaku dengan jumlah hitungan kalimat dzikir sehingga kalimat dzikir itu sendiri tidak memberi suplemen pada keimanan kita, tidak ada getaran qalbu ketika melafalkan nya, tidak ada booster energi dalam diri setelah mengucapkan nya.Setelah berdzikir, hidupnya biasa-biasa saja, datar..

Mungkin kita pernah melihat imam masjid yang kalau berdzikir, dia memutar sangat cepat tasbih nya dan kata alhamdulillah yang diucapkan hanya terdengar samar samarΒ  hamdlla -hamdllaΒ  aja. dia menyelesaikan 33 kali ucapan tahmid kurang dari 30 detik, kita masih Alhamdulilah yang ke 15 dia udah pindah ke Allohuakbar !!.Β  Pendapat saya, Orang seperti ini orientasi nya adalah jumlah dzikir yang diucapkan.Β  Dia lebih konsentrasi di biji tasbih yang dia putar dibandingkan meresapi makna kalimat tasbih yang diucapkan. Memang kalau kita diskusi dengan mereka, biasanya mereka akan menjawab saya meresapi kalimat tahmid nya kok, cuma situ kan ga tau apa yang ada dalam dada saya. Kita jawab aja Ooo… dan gak usah diperpanjang lagi diskusinya. hehe

Sempat saya mendengar kajian tentang tasawuf yang membahas kalimat dzikir dan efek nya pada keimanan kita. Kalimat dzikir, kalau diucapkan dengan benar-benar meresapi dan faham apa yang kita maksud kan dengan berdzikir,Β  bisa jadi energi yang luar biasa dalam kehidupan. Dari begitu banyak peperangan yang dimenangkan ummat muslim, sejarah mencatat para mujahhid memekikkan takbir ketika perang untuk menambah kekuatan mereka, kekuatan iman tentunya yang berdampak pada fisik mereka.Β  Mereka berharap jika maut menjemput saat itu, maka mereka menjadi syuhada’. Jika kemenangan digapai, semua itu berasal dari Alloh.

Kawan, saya yakin banyak sekali diantara kita yang mengucapkan dzikir subhanallah, alhamdulillah, allahuakbar masing-masing 33 kali setelah sholat. Timbul pertanyaan, sebenarnya apa tujuan kita mengucapkan kalimat-kalimat tersebut ?? Oke, mungkin kita akan menjawab ini adalah ibadah, Rasul telah mencontohkan nya. Pertanyaan lain menyusul, sudahkan kalimat dzikir yang kita ucapkan berpengaruh pada hidup kita?? mungkin beberapa dari kita akan menjawab sudah, beberapa kadang-kadang dan beberapa akan menjawab belum (seperti saya)😦

Untuk mendapatkan energi kehidupan dari membaca dzikir, kita harus memahami dan meresapi esensi tujuan dari kalimat dzikir yang kita baca. Akan kita ambil contoh bacaan Alhamdulillah yang sering kita ucapkan. Setelah makan, kita ucapkan Alhamdulillah. Setelah mengerjakan sesuatu kita ucapkan Alhamdulillah, setelah ngeblog pun kita ucapkan Alhamdulillah kan?πŸ˜€.

Alhamdulillah adalah salah satu dzikir kepada Alloh ketika kita mendapatkan nikmat Nya. Dan kawan, kita tentu tahu bahwa nikmat Alloh ini jika kita menghitung, maka kita tidak akan bisa menghingga kan (karena tak terhingga). Kalau kita baca tahmid 33 kali bada sholat, seharus nya dengan mudah kita tahu kalimat Alhamdulillah yang kita ucapkan bertujuan apa..

Puter biji tasbih pertama, ucapkan Alhamdulillah, (ya Alloh, terima kasih atas nikmat islam yang Kau beri )

Puter biji tasbih kedua, ucapkan Alhamdulillah, (ya Alloh, terima kasih atas nikmat iman yang Kau beri)

Puter biji tasbih keempat, ucapkan Alhamdulillah, (ya Alloh, terima kasih atas nikmat waktu luang yang Kau beri )

Puter biji tasbih kelima, ucapkan Alhamdulillah, (ya Alloh, terima kasih atas nikmat harta yang Kau beri )

Puter biji tasbih keenam, ucapkan Alhamdulillah, (ya Alloh, terima kasih atas nikmat keluarga sakinah yang Kau beri )

.

.

.

.

Puter biji tasbih ketigapuluh, ucapkan Alhamdulillah, (ya Alloh, terima kasih atas nikmat komputer yang Kau beri )

Puter biji tasbih ketigapuluh satu, ucapkan Alhamdulillah, (ya Alloh, terima kasih atas nikmat internet yang Kau beri )

Puter biji tasbih ketigapuluh dua, ucapkan Alhamdulillah, (ya Alloh, terima kasih atas nikmat koneksi internet cepat yang Kau beri )

Puter biji tasbih ketigapuluh tiga, ucapkan Alhamdulillah, (ya Alloh, terima kasih atas nikmat untuk bisa jadi blogger yang Kau beri )

* kata-kata yang dalam kurung diresapi dalam hati ketika membaca tahmid, dan terserah kita redaksi nya. tulisan diatas hanya contoh saja kok *πŸ™‚

Sebenarnya sangat banyak pemberian dan nikmat Alloh yang harus kita syukuri, Mulai dari nikmat yang melekat di tubuh kita sampai nikmat yang ada di sekitar kita. Mari kita yakini bahwa nikmat itu berasal dari Nya, kitaΒ  ucapkan tahmid, dan kita bagi kan nikmat itu pada orang lain kalau memang nikmat itu bisa kita bagi (seperti harta, ilmu dsb).

Jadi, masih terpaku pada jumlah hitungan kalimat dzikir nya atau tujuan membaca dzikir nya? ketika berdzikir, Pilih mana kuantitas atau kualitas ? mari kita jawab, yang bagus adalah kuantitas terbanyak dengan kualitas terbaik.

walhamdulillah, wallohu’alam

kajian ust Agus Mustofa,Β  saya bahasakan sendiri plus bumbu-bumbu. Semoga isinya tidak melenceng.

15 thoughts on “Ingat Hitungan nya Atau…

  1. Mungkin tasbihnya ga sampai 33 aja mas ..
    Kalau tidak salah, ga 33 aja jumlah tasbih yg disunatkan …
    Sangat bervariasi …πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s