Orang beruntung itu… :-?

Bismillah

Kawan, saya yakin kalian pernah mendengar guyonan berikut “orang tidak berilmu kalah sama orang berilmu , orang berilmu masih kalah sama orang beruntung. :D”. Percaya tidak percaya, realita ini terjadi dalam kehidupan di sekeliling kita.

Coba bandingkan si Fulan yang selalu rangking satu di SMA, lulus kuliah dengan predikatย  cumlaude yang sekarang bekerja di suatu BUMN dengan gaji 5 juta an, dengan si Untung yang dulu SMA hanya peringkat belasan, kuliah juga dia termasuk golongan terancam DO (drop out) tetapi sekarang memiliki perusahaan pengolahan kacang mete dengan memperkerjakan 20 orang karyawan.

Coba tengok siUjo yang ganteng, kaya, sholeh dan baik hati, dia mendapat seorang istri yang (kata orang) tidak sepadan dengan nya. Lalu bandingkan dengan si Untung yang wajahnya pas-pas an, ekonomi juga pas-pas an, dia menikahi seorang akhwat berjilbab lebar, cantik, sholehah, putri pengusaha kacang mete pula!. (mungkin) ketika istri si Untung ditanya kenapa menerima lamaran si Untung waktu itu dia akan menjawab “saya kasihan sama dia”๐Ÿ˜€

Kawan, untuk menjadi seperti si Untung ternyata tidak dibutuhkan keberuntungan (luck) seperti yang orang sering ungkapkan, tetapi dibutuhkan ketaqwaan agar menjadi orang beruntung. Hal ini diajarkan dalam islam lho. Sekali lagi, kunci sukses seorang muslim agar tidak hanya untung di dunia tapi juga untung di akhirat adalah dengan bertaqwa.

Sebenarnya,tidak ada dalil khusus tentang keterkaitan untung di dunia dengan ketaqwaan seseorang. Cuma kalau kita perhatikan ayat Al Quran QS At Thalaq ayat 2 – 5 yang sering kita dengar, kita akan menjumpai ayat yang menyebutkan hubungan taqwa dengan ciri-ciri orang beruntung berikut.

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุฎู’ุฑูŽุฌู‹ุงย  .1.

“barang siapa yang bertaqwa kepada Alloh akan di berikan jalan keluar (ketika sulit)” (QS at tholaq :2)

Saya ingin bercerita tentang teman saya yang sholeh (aktivis dakwah) ketika dia berniat membeli rumah di daerah dekat kantor. Dia ingin mempunyai rumah sederhana untuk tempat anak istrinya agar tidak lagi tinggal di kontrakan di belakang kantor. Tetapi karena pemahaman nya tentang jual beli kredit yang umum sekarang ini sangat erat dengan riba, dan riba sangat dilarang dalam islam maka dia pun menunda keinginan nya membeli rumah dengan cara cash karena memang keuangan karyawan PLN tidak “wah”.

Dua tahun dia membetah-betahkan tinggal di kontrakan agar terhindar dari riba dan Alloh pun memberikan jalan keluar baginya. Saudara istrinya yang ekonominya sudah mapan bersedia membeli sebuah rumah didekat masjid kubah mas, Depok seharga 350 juta dan di jual kembali ke teman saya tersebut seharga lebih dari itu (dia merahasiakan harga nya) tetapi dengan cicilan tetap dan kepemilikan rumah secara penuh . Subhanalloh.

2. ย ูˆูŽูŠูŽุฑู’ุฒูู‚ู’ู‡ู ู…ูู†ู’ ุญูŽูŠู’ุซู ู„ูŽุง ูŠูŽุญู’ุชูŽุณูุจู

“dan akan diberikan rezeki dari jalan yang tidak ia duga” (QS At Tholaq : 3)

Masih membekas di ingatan saya kisah ibu Meta, seorang guru SMA di Depok,ย  yang merawat Fariz, bayi terlantar yang mengidap pneumonia. Kata-kata ibu Meta waktu pertama kali bertemu saya adalah “saya ikhlas nolong fariz karena Alloh mas, saya yakin Alloh akan membantu saya” . Dan memang benar, total biaya pengobatan Fariz waktu itu yang mencapai 130 juta lebih tercover oleh para donatur-donatur yang Alloh gerakkan hatinya untuk membantu pengobatan Fariz. Meskipun Alloh memanggil kembali Fariz ke sisi-Nya, tetapi hikmah dan pelajaran dari kejadian ini sangat luar biasa.

3. ย ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชูŽูˆูŽูƒู‘ูŽู„ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ุญูŽุณู’ุจูู‡ู

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. (QS At Tholaq: 3)

Kawan, pernahkah kamu melihat seorang petani di rumah sederhana nya. Berangkat ke sawah pada pagi hari , ketika matahari agak terik istrinya membawaย  nasi rantang untuk dimakan di sawah berdua. Siang hari sebelum dhuhur dia pulang ke rumah, mandi lalu berangkatย  sholat berjamaah di masjid. Pulang dari masjid dia istirahat sejenak di rumah menunggu waktu sholat ashar tiba. Sore hari dia bercengkrama dengan anak-anak nya atau sekedar menemani mereka bermain layang-layang. Matahari tenggelam, dia memimpin anak istrinya tadarus Al Quran setelah sholat maghrib dan membantu anak-anak nya mengerjakan PR di malam harinya. Petani ini tidak memiliki rumah bertingkat, mobil mewah berlambang mercy dan sebagainya, tetapi dia merasa cukup dalam hidup ini. Cukup dari sisi duniawi dan ukhrowi.

Coba bandingkan dengan mereka yang subuh-subuh sebelum anak nya bangun harus berangkat ke kantor dengan BMW nya agar terhindar macet, di kantor pekerjaan menumpuk dan karena dikejar deadline dia pun menjalani sholat dhuhur menjelang datang sholat ashar, pulang ke rumah terjebak macet dan menghabiskan dua jam waktu di jalan, sampai di rumah nya yang bertingkat dia kecapekan sehingga tidak bisa menemani istrinya tadarrus AL Quran ataupun menemani anaknya mengerjakan PR Matematika. Akhirnya dia pun menyesal, kenapa dulu memutuskan berkarir di Jakarta, mengapa dulu waktu penerimaan pejabat pemerentah dia harus menyuap sana sini dan seterusnya.

4.ย ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ู„ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุฑูู‡ู ูŠูุณู’ุฑู‹ุง

“barang siapa yang bertaqwa kepada Alloh akan dimudahkan segala urusan nya” (QS At Tholaq: 4)

Saya teringat obrolan saya dengan teman yang dari pulau Sumatra. Teman saya ini juga aktivis dakwah, dia menikah sebelum lulus kuliah dari universitas negeri di Sumatra. Waktu ngobrol dulu ada kata-kata nya yang saya ingat ” Ron, dulu sebelum menikah, saya berulang kali meluruskan niat saya menikah ini agar bertujuan menggapai ridho Alloh. Memang dalam perjalanan waktu sebelum ijab qabul niat itu bisa berubah-ubah, dan setiap kali niat itu berubah saya harus meluruskan nya” .ย Mendengar ucapan dia ini, tersurat betapa dia ingin bertaqwa kepada Alloh dalam setiap urusan, termasuk menikah. Dan ternyata janji Alloh benar, segala urusan pernikahan nya dengan akhwat yang dia pilih berjalan lancar dan sekarang di karuniai dua anakย  lucu-lucu yang menyenangkan pandangan.

5. ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠููƒูŽูู‘ูุฑู’ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุณูŽูŠู‘ูุฆูŽุงุชูู‡ู ูˆูŽูŠูุนู’ุธูู…ู’ ู„ูŽู‡ู ุฃูŽุฌู’ุฑู‹ุง

“barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.” (QS At Tholaq : 5)

Poin kelima ini murni adalah balasan bagi orang-orang yang bertaqwa di akhirat kelak. Disamping dibutuhkan ketaqwaan, juga dibutuhkan keimanan untuk mendapatkan balasan Alloh di akhirat ini.

Semua definisi beruntung ada di lima poin yang saya sebutkan diatas. Dan untuk menjadi orang beruntung dunia akhirat, maka bertaqwa lah kepada Alloh (mengingatkan diri sendiri). Mumpung ini masih bulan ramadhan, bulan dimana orang beriman akan bermetamorfosa menjadi orang bertaqwa, maka manfaatkan waktu-waktu di sisa ramadhan ini. Masih ada waktu kurang lebih 17 hari ramadhan bagi kita untuk memperbaiki diri, meningkatkan amal ibadah mahdhoh, memperbanyak ibadah ghoiru mahdhoh (sosial) dan juga berusaha meninggalkan hal-hal yang bisa mengikis keimanan kita. Semoga akhir ramadhan nanti, predikat taqwa kita peroleh.

Semoga beruntung, good luck๐Ÿ™‚

 

— Inti ceramah ustadz Muhsinin pada kajian Ba’da dzuhur PT PLN P3B JB, dikombinasi sedikit pengalaman saya —

Gandul, 13 ramadhan 1433H

10 thoughts on “Orang beruntung itu… :-?

  1. Pengalaman yang bisa dijadikan pelajaran ya.. siiip
    “Jika kalian berfikir” itu kata2 yang sering jumpai di Al Qur’an. setiap kejadian apapun bisa dijadikan pelajaran kita, jika kita berfikir. thets raiit..๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s