Isi Tesnya dan Kenali dirimu dalam Menghadapi konflik

Bismillah

Konflik dalam hidup ini pasti terjadi, konflik sendiri definisi sederhan nya adalah perbedaan kepentingan. Dalam bekerja pun demikian pasti ada konflik. Berikut adalah kecenderungan orang menghadapi konflik dan penjelasan nya. Kecenderungan menghadapi konflik ini harus diketahui seseorang, sehingga “the right man in the right place” bisa terwujud.

Berikut questioner tentang pengenalan diri terhadap manajemen konflik

  • Pilihlah salah satu pernyataan yang paling sesuai dengan anda pada setiap nomor. Di sini tidak ada jawaban yang salah atau pun yang benar.
  •  Questioner  ini hanya menggambarkan kecenderungan anda.

Mafaat questioner  ini sangat tergantung pada kemampuan anda untuk menilai diri anda

1.  A. Ada kalanya saya membiarkan orang lain bertanggung jawab atas pemecahan suatu masalah

     B. Daripada berunding mengenai hal-hal yang kami tidak sepaham,saya mencoba untuk     menekankan pada hal-hal yang kami sepaham

2.  A. Saya berusaha untuk mencari jalan keluar kompromi

     B. Saya berusaha untuk menangani semua kepentingan-kepentingan dia maupun kepentingan saya

3.  A. Saya biasanya mantap dalam mengejar cita-cita

     B. Mungkin saya akan mencoba menenangkan perasaannya dan memelihara hubungan baik kami

4.  A.  Menurut saya, kompromi adalah jalan keluar yang harus diusahakan

     B. kadang-kadang saya mengorbankan keinginan-keinginan sendiri demi keinginan orang lain.

  1. A.  Secara konsisten saya mencari bantuan dari orang lain dalam memecahkan persoalan

     B. Saya berusaha untuk melakukan hal-hal yang perlu untuk menghindari ketegangan-ketegangan yang tak perlu

  1. A.  Saya berusaha untuk menghindari terjadinya keadaan yang tak menyenangkan bagi diri saya sendiri.

    B.  Saya berusaha untuk memperoleh posisi pemenang

  1. A.  Saya berusaha untuk menunda masalah sampai ada waktu untuk merenungkan kembali,

     B.  Saya mengalah dalam beberapa hal untuk menang dalam hal lain

  1. A . Saya biasanya mantap dalam mengejar cita-cita,

     B. Saya berusaha agar semua masalah dan kepentingan timbul ke permukaan

A  Saya merasa bahwa perbedaan faham tidak selalu perlu terlalu dipikirkan,

      B  Saya berusaha untuk dapat berbuat sesuai keinginan saya

10.  A  Saya mengejar cita-cita saya dengan mantap,

      B  Saya akan mengusahakan jalan keluar dengan berkompromi

11. A  Masalah dan kepentingan harus dimunculkan kepermukaan,

       B  Saya akan berusaha untuk menyenangkan perasaannya demi hubungan baik kami

12. A  Kadang-kadang saya mencoba untuk tidak memihak agar tidak menimbulkan pertentangan,

      B  Saya akan mengikuti beberapa kemauannya asalkan dia juga mau mengikuti beberapa kemauan saya.

A  Saya mengusulkan suatu jalan tengah.

       B  Saya memastikan agar kemauan saya terjadi

14.   A  Saya menyampaikan gagasan-gagasan padanya dan meminta gagasan darinya.

      B  Saya berusaha untuk menunjukkan padanya logika dan keuntungan-keuntungan dari pendapat saya

15.  A  Menyenangkan perasaannya adalah sangat perlu agar hubungan kami terpelihara.

       B  Saya berusaha untuk melakukan hal-hal yang perlu agar tidak terjadi ketegangan yang tak perlu.

16.  A  Saya berusaha untuk tidak menyinggung perasaannya .

      B  Saya berusaha meyakinkan pihak lain akan kelebihan-kelebihan pendapat saya,

A  Saya mantap dalam mengejar cita-cita saya ,

      B  Saya berusaha untuk melakukan hal-hal yang perlu untuk menghindari ketegangan-ketegangan yang tak perlu

18.   A  Kalau akan menyenangkan dia, saya mingkin membiarkan dia mempertahankan pendapatnya ,

      B  Saya akan mengikuti beberapa kemauannya, tapi dia juga harus mau mengikuti beberapa kemauan saya

19.   A  Saya berusaha agar semua masalah dan kepentingan muncul kepermukaan,

      B  Saya berusaha untuk menunda masalah sampai ada waktu untuk memikirkannya kembali

20.   A  Saya bersaha untuk langsung mengatasi perbedaan pendapat antara kami,

      B  Saya mencoba untuk mendapatkan kombinasi yang seimbang antara keuntungan dan kerugian dalam pendapat kami

A  Dalam menghadapi negosiasi, saya berusaha untuk menenggang rasa pihak lain,

      B  Saya cenderung untuk langsung membicarakan masalahnya

22.  A  Saya berusaha untuk mendapatkan jalan tengah bagi pendapat dia dan pendapat saya,

      B  Saya akan menegaskan keinginan-keinginan saya

23.  A  Saya sering kali mementingkan pemuasan keinginan semua pihak,

      B  Lebih baik orang lain yang bertanggung jawab untuk pemecahan masalahnya

24.  A  Kalau orang itu merasa bahwa pendapatnya penting baginya, saya akan berusaha untuk memenuhi keinginannya,

       B  Saya akan berusaha agar dia mau berkompromi

25.  A  Saya akan berusaha agar orang bisa melihat kelebihan dari pendapat saya,

      B  Dalam bernegosiasi, kita tetap harus tenggang rasa pada perasaan orang lain

26.   A  Saya akan mengupayakan jalan tengah bagi perbedaan pendapat kami,

       B  Saya hampir selalu mementingkan pemuasan keinginan semua pihak

27.   A. Kadang-kadang saya mencoba untuk tidak memihak agar tidak  menimbulkan pertentangan,

       B  Saya tidak merasa keberatan dia mempertahankan pendapatnya, bila ini akan menyenangkan hatinya

28.   A  Saya merasa mantap dalam mengejar cita-cita saya,

       B  Biasanya saya mencari bantuan orang lain untuk memecahkan masalah

29.   A  Dalam suatu pertentangan, orang hendaknya berusaha mencari jalan tengah,

       B  Saya merasa bahwa perbedaan paham tidak selalu perlu dipikirkan

30.   A  Saya berusaha untuk tidak menyinggung perasaan orang lain

       B  Saya selalu membicarakan masalah dengan orang lain agar kami dapat memecahkannya bersama-sama

Hasil nya silahkan dilingkari di tabel berikut, lalu jumlahkan lingkaran yang anda buat di masing-masing kolom

Konfrontasi (memaksa) Kolaborasi (Pemecahan Masalah) Kompromi (saling berbagi) Menghindar (menarik diri)
1

A

2

B

A

3

A

4

A

5

A

B

6

B

A

7

B

A

8

A

B

9

B

A

10

A

B

11 A
12

B

A
13

B

A

14

B

A
15 B
16

B

17

A

B
18

B

19 A B
20 A

B

21 B
22

B

A

23 A B
24

B

25

A

26 B

A

27 A
28

A

B
29

A

B
30 B

TOTAL

—-

Setelah mengisi kuesioner diatas, berikut adalah kecenderungan kita dalam menghadapi konflik :

Menghindar

  • Orang tipe menghindar akan Mengabaikan kepentingan sendiri maupun orang lain. Seolah-olah tidak terjadi konflik dan Menarik diri dari situas. Tipe inicocok jika masalah sepele.dantidak ada peluang untuk memenuhi kepentingan kedua belah pihaktetapi tidak cocok untuk masalah yang penting.
  • Orang yang skor nya tinggi dalam tipe ini akan lebih tinggi kecenderungan nya cari aman saja, sedangkan kalau skor nya rendah maka dia akan mengganggu koordinasi tim. Keputusan yang dihasilkan jika dia adalah pengambil keputusan adalah kalah-kalah.

Menghindar sangat tidak baik ketika menghadapi konflik, Jika anda termasuk tipe menghindar, maka segera melakukan perubahan pada diri karena dalam dunia kerja pasti ada konflik. Dan jika anda menghindarinya, maka anda tidak menghasilkan apa-apa. Orang tipe menghindar dari konflik tidak cocok menjadi pimpinan.

Akomodatif

  • Orang dengan tipe akomodatif akan  mengorbankan kepentingannya sendiri demi kepentingan orang lain. Tipe ini cocok jika kesatuan tim lebih penting atau akibat negatif lebih besar dari kemungkinan solusi. Tipe ini tidak cocok jika maslah konfliknya penting.
  • Orang yang skor nya tinggi di tipe akomodatif ini, merasa “rendah diri”, dia mengurangi pengakuan dan penghargaan orang lain terhadap dirinya. Prang yang skornya rendah kurang mampu mengakui kesalahan dan merangkul orang lain. Keputusan yang dia hasilkan adalah dia kalah dan orang lain menang.

 Tipe akomodatif juga tidak bagus digunakan dalam menghadapi konflik, karena hak orang tersebut diabaikan demi kepentingan orang lain atau tim. dalam konflik dia cenderung “yas man”.  Dia kalah, dan lawan konflik yang menang. Tipe menghindar tidak cocok jadi pimpinan.

Kompromi

  • Orang tipe kompromi cenderung  mengambil jalan tengah. Dia mengesampingkan perbedaan dan memuaskan seabgaian kepentingan dari kedua belah pihak. Tipe ini cocok jika ada batasan waktu dalam penyelesaian konflik ataua kekuatan masing-masing pihak berimbang. Tipe ini tidak cock jika ada pihak yang meragukan komitmen pihak lainnya
  • Orang yang skornya tinggi cenderung ingincepat dalam penyelesaian konflik dan bisa mengabaikan maslah pokok. Orang yang skornya rendah cenderung kurang mampu tawar-menawar.

Tipe kompromi agak mendingan dari dua tipe sebelumnya. Dia mau memperjuangkan sesuatu, tetapi hasil akhirnya adalah tidak jelas. Karena dia mengakomodir semua kepentingan meskipun kepentingan tersebut tidak menguntungkan. Hasil keputusan dari tipe akomodatif adalah mengambang. Tipe ini kalau jadi pimpinan, dia akan membuat bingung bawahan nya karena keputusan-keputusan nya tidak tegas.

Konfrontasi

  • Orang dengan tipe konfrontasi cenderung  berusaha keras memenuhi kepentingannya tanpa mengindahkan kepentingan orang kain. Tipe ini cocok jika keputusan yang dihasilkan adalah mutlak dan berkaitan dengan masalah penting. Tipe ini tidak cocok jika konfliknya berpotensi menimbulkan perepcahan
  • Orang yang skornya tinggi bisa dijauhi dan tidak diberi masukan oleh orang lain. Orang yang skornya rendah sering tidak berdaya dalam menghadapi berbagai situasi. Keputusan yang dihasilkan tipe ini adalah menang-kalah

Tipe konfrontasi adalah tipe yang cenderung memaksakan kepentingan sendiri sewaktu konflik. Dia tidak bisa mendengar masukan dari orang lain, meskipun masukan itu sifatnya konstruktif. Jika tipe konfrontasi menjadi pimpinan, dia akan membuat bawahan tidak nyaman bekerja.

Kolaborasi

  • Orang tipe kolaborasi ini akan membahas  konflik secara terbuka. Segala perbedaan dibahas secara tuntas. Tipe ini cocok jika waktu penyelesaian konflik cukup dankedua belah pihak merasa persoalannya terlalu penting untuk dikompromikan. Tipe ini tidak cocokjika waktu terbatas dan  Kemampuan tidak seimbang
  • Orang yang skornya tinggi cenderung kurang berani meyakinkan gagasan, dan orang yang skornya rendah cenderung  kurang mampu belajar dari kelebihan orang lain atau kurang yakin pada kemampuan sendiri. Keputusan yang dihasilkan tipe ini adalah menang-menang

Tipe inilah yang bagus, dia berusaha mencari solusi yang memenangkan kedua belah pihak yang konflik. Tipe kolaborasi cocok menjadi pimpinan.

Semoga bermanfaat

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s