Belajar dari iklan di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur

Bismillah

Sekolah alam islam adalah salah satu alternatif pendidikan anak yang patut dipertimbangkan. Sekolah alam islam  ini memadukan konsep belajar anak antara pendidikan keagamaan, karakter, minat bakat dan interaksi dengan alam. Jangan bayangkan sekolah islam alam ini mempunyai bangku kursi layaknya sekolah umum, sekolah ini memanfaatkan alam sebagai tempat belajar. Belajar di teduhnya pohon mangga atau di serambi masjid sudah menjadi pemandangan yang biasa di sekolah ini. Salah satu metode membentuk karakter dan akhlak anak-anak yang menurut saya sangat efektif adalah memasang “iklan” yang berupa imbauan positif berasal dari hadits-hadits. “iklan” ini akan mudah dilihat dan dibaca anak-anak sehingga secara tidak langsung membentuk image di otak anak-anak tentang isi dari “iklan” tersebut.

Berikut ini hasil tangkapan kamera nokia saya sewaktu menghadiri halaqah di SAI yang juga bisa mengingatkan kita

Menjaga lisan

“iklan” disamping berisi tentang penting nya seorang muslim menjaga lisan nya. Bukan kah ada hadits bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang dibenci oleh Allah yang dia tidak merenungi (akibatnya), maka dia terjatuh dalam neraka Jahannam.” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 6092)

juga hadits berikut Rasulullah bersabda: “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Al-Imam Al-Bukhari hadits no. 6089  dari Abu Hurairah)

.

.

Adab makan

Sejak kecil saya sudah diajarkan membaca doa sebelum makan. Setelah dewasa, kadang-kadang saya lupa dengan hadits berikut

“Apabila salah seorang diantara kalian hendak makan, maka ucapkanlah: ‘Bismilah.’ Dan jika ia lupa untuk mengucapkan Bismillah di awal makan, maka hendaklah ia mengucapkan ‘Bismillahi Awwalahu wa Aakhirahu (dengan menyebut nama Allah di awal dan diakhirnya).’” (HR. Daud Dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Ibnu Majah: 3264)

Betapa sering ketika makan bersama di rumah makan lesehan, tangan saya bergerilya kesana kemari mencari potongan ikan yang paling besar atau sayuran yang paling enak, meskipun letaknya jauh.  -sekali lagi- saya lupa pada hadits :

Rasulullah bersabda “Wahai anak muda, sebutkanlah Nama Allah (Bismillah), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa-apa yang dekat denganmu.” (HR. Bukhari Muslim)

Menempatkan perkataan

iya benar, tiap-tiap tempat ada perkataan nya. Seperti Masjid itu tempat orang mengucapkan tasbih, tahmid, tahlil, takbir dan mengingat Alloh. Kamar mandi bukan tempat mengucapkan lafadz-lafadz dzikir dan sebagainya.

Setiap ucapan ada tempat nya, kita menggunakan bahasa ceramah ketika ceramah, bahasa bercanda ketika bercanda, dan seterus nya

(penafsiran saya sendiri, nyari dalil nya tidak ketemu, kalau ada yang menemukan dalil tulisan disamping, di share ya)🙂

.

.

Manusia baik

Kalau “iklan” disamping ini salah satu favorit saya. “Khoirun Naas Anfa’uhum lin naas” Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.

Sebisa mungkin saya bisa bermanfaat bagi yang lain, meskipun hanya menyingkirkan batu di jalan agar tidak membahayakan orang lain, saya berharap menjadi salah satu dari manusia yang dimaksudkan hadits nabi tersebut. Amiin

.

..

.

Keindahan

Dalil dari riwayat Imam Bukhori berikut

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai keindahan.”

Salah satu bentuk keindahan dari seorang muslim adalah dengan memperhatikan kebersihan badan, mulut, pakaian dan penampilan. Dalam suatu riwayat Rasul bersabda kepada para sahabat ketika mereka akan mendatangi saudara-saudara nya “Kalian akan mendatangi saudara-saudara kalian. Karenanya perbaikilah kendaraan kalian, dan pakailah pakaian yang bagus sehingga kalian menjadi seperti tahi lalat di tengah-tengah umat manusia. Sesungguhnya Allah tidak menyukai sesuatu yang buruk.” (HR. Abu Dawud dan Hakim)

Subhanalloh, Islam ini begitu indah bukan ? Islam tidak hanya memperhatikan hubungan Manusia dengan Rabb nya, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan sesama.

Ternyata, untuk mengingatkan diri ini tidak hanya ketika mendengar dan menghadiri pengajian-pengajian, tetapi bisa juga dari hal-hal sederhana yang bisa kita temui sehari-hari atau secara tidak sengaja kita temui.

Mungkin “iklan” diatas bisa menjadi salah satu cara yang bisa kita terapkan untuk mengingatkan diri. Ayo ambil kertas, printer, ketik kata-kata motivasi dan pengingat. Print lalu tempel di tempat yang sering kita lihat…😀

Semoga bermanfaat

sumber sumber1 sumber2

2 thoughts on “Belajar dari iklan di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s