Alhamdulillah, Sakit ini membahagiakan

Bismillah

Sudah hampir tiga bulan, saya berjalan terpincang-pincang. Ada mata ikan di telapak kaki kanan saya. Pada awalnya, mata ikan ini kecil dan saya cuekin. Tetapi lama-lama membesar dan rasa sakitnya semakin bertambah. Mata ikan adalah sejenis penyakit kulit yang disebabkan virus. Penyebab mata ikan adalah tekanan dan gesekan berlebihan yang terus-menerus.

Istilah medis yang lebih sesuai untuk mata ikan yang sakit adalah corns, atau tanduk. Corns terdiri dari bagian kulit yang menebal dan di tengahnya terdapat sumbat keratin (keratinous plug), yang keras dan dikelilingi oleh daerah kulit yang mengalami peradangan, berukuran seperti kacang atau lebih besar dan dapat menembus bagian dalam kulit atau lapisan dermis. Corns inilah yang terasa sakit ketika terinjak atau tertekan, karena bagian dalamnya menusuk kulit. Corns terbagi 2; corns lunak, yang umumnya terjadi pada daerah antar jari kaki dan corns yang keras, misalnya pada bagian telapak kaki. Saya mendapat “hadiah” Hard Corns🙂

Pada awalnya, teman-teman menyarankan dioperasi saja. Mata ikan nya diangkat. Saya tidak bersedia dioperasi karena saya masih ingin main futsal dan badminton meskipun harus menahan sakit. Memang rasa nyeri itu tidak terasa sewaktu main, tetapi setelahnya yaa lumayan juga nyeri nya. Waktu itu saya hanya mengoleskan obat callusol yang saya beli di apotik untuk meminimalisir rasa sakit akibat mata ikan.

Seminggu terakhir, belum hilang rasa nyeri setiap jalan akibat mata ikan, tulang kering kaki kanan saya bengkak. Pada awalnya saya sempat bingung kenapa tiba-tiba tulang kering saya bengkak padahal tidak jatuh atau kenapa, akhirnya saya menemukan jawaban nya.  Saya termasuk tipe orang yang pecicilan kalau tidur, sehingga tulang kering beradu dengan dipan yang terbuat dari kayu.😀

Ditambah lagi, karena saya telah merencanakan liburan pulang kampung ke Lamongan akhir bulan ini, ada konsekuensi bayar hutang piket ke teman-teman kerja saya selama dua hari berturut-turut. Sabtu dan Minggu kemarin harus masuk kerja jam 15.00 – 08.00 dan tidak bisa dihindari, flu pun menyerang.

Trio penyakit yang saya alami (mata ikan, memar tulang kering kaki dan flu) selama seminggu terakhir memang mengganggu, tapi seharusnya saya bersyukur (dan bersabar). Betapa Alloh menyayangi saya dengan mengirimkan trio penyakit ini. Saya teringat hadits rasul dalam shahih Bukhori

Setiap orang islam yang mendapat bencana penyakit dan lain nya, maka Allah menggugurkan dosa-dosa nya sebagaimana pohon menggugurkan daun nya. (HR Bukhori)

juga hadits Muslim

“Tiadalah tertusuk duri atau benda yang lebih kecil dari itu pada seorang Muslim, kecuali akan ditetapkan untuknya satu derajat dan dihapuskan untuknya satu kesalahan.” (HR. Muslim dari Aisyah ra).

Berarti setiap rasa nyeri dan pincang sewaktu berjalan, ingus yang keluar dari hidung dan batuk yang saya alami bisa menjadi penggugur dosa (kecil) saya.

Ya Alloh, hamba ridlo terhadap semua yang Engkau takdirkan bagi hamba. Hamba yakin, tidak ada yang sia-sia dari setiap kejadian. Terima kasih Engkau menghendaki hamba menjadi seorang muslim dan mukmin, karena islam ini indah.. sungguh indah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s