Belajar dari iklan di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur

Bismillah

Sekolah alam islam adalah salah satu alternatif pendidikan anak yang patut dipertimbangkan. Sekolah alam islam  ini memadukan konsep belajar anak antara pendidikan keagamaan, karakter, minat bakat dan interaksi dengan alam. Jangan bayangkan sekolah islam alam ini mempunyai bangku kursi layaknya sekolah umum, sekolah ini memanfaatkan alam sebagai tempat belajar. Belajar di teduhnya pohon mangga atau di serambi masjid sudah menjadi pemandangan yang biasa di sekolah ini. Salah satu metode membentuk karakter dan akhlak anak-anak yang menurut saya sangat efektif adalah memasang “iklan” yang berupa imbauan positif berasal dari hadits-hadits. “iklan” ini akan mudah dilihat dan dibaca anak-anak sehingga secara tidak langsung membentuk image di otak anak-anak tentang isi dari “iklan” tersebut. Baca lebih lanjut

Iklan

Fariz – In Memorian

Bismillah

Innaalillahi wa innaa ilaih raji’uun, Sabtu 23 Juni 2012  pukul 02:50 dini hari, Fariz kembali ke sisi Alloh setelah infeksi bakteri yang ada di paru-paru nya kambuh lagi untuk yang ketiga kali nya. Memang selama dirawat di rumah sakit, kondisi fariz naik turun. Ventilator yang awalnya terpasang sempat dilepas, lalu dipasang lagi. Hal ini terjadi tiga kali dan pada saat infeksi terakhir, dokter menyatakan fariz sudah tidak bisa dipasang ventilator lagi karena kondisi badan tidak memungkinkan.

Menurut cerita pak Rosidi sewaktu saya takziah ke rumah beliau bersama Adi Prayoga, kondisi Fariz sabtu itu memang sudah sangat kritis. Lendir dari paru-paru nya sangat banyak keluar dari mulut, nafas hanya tinggal 60 persen dan suhu badan yang tinggi. Dokter bilang, memang sudah tidak bisa di tangani lagi. Mereka sudah berusaha semaksimal mungkin. Kontan seketika itu pak Rosidi dan  bu Meta merasa sangat sedih, Baca lebih lanjut

Belajar dari Tukang Bakso Tentang Warisan Pada Anak

Bismillah

Malam tadi, seperti biasa saya mencari makan di daerah Gandul. Warteg adalah salah satu tempat makan favorit saya, selain menu makanan nya beragam, warteg juga cocok buat saya dalam rangka menghemat anggaran keuangan. :). Saya memesan sayur jamur dan ikan kembung kepada mbak penjaga warteg dan saya duduk di sebelah seorang laki-laki separuh baya yang sedang menikmati teh hangat seterlah makan. Dia tersenyum kepada saya dan meminta mbak penjaga warteg menghitung harga makanan yang ia makan dengan bahasa jawa, “mbak, piro kabeh?” . Mendengar bapak tersebut bicara bahasa jawa, saya tertarik untuk mengajak ngobrol dengan beliau. Baca lebih lanjut

Aqua – Riyum

Akuarium

Si Fulan adalah pemilik akuarium yang sangat bagus. Akuarium ini memiliki berbagai ornamen yang bisa membuat si Ikan bahagia jika ditempatkan di akuarium milik nya. Bayangkan saja, ikan yang masuk di akuarium ini akan mendapat fasilitas rumah-rumahan, mobil-mobilan sampai display elektronik anti air yang sangat canggih yang bisa membuat ikan mengetahui keberadaan temen-temen spesies nya di tempat lain. Pokoknya luar biasa akuarium milik si Fulan ini.

Akuarium diisi dengan berbagai jenis ikan dalam beberapa gelombang. 5 Ikan pertama berasal dari berbagai daerah, ada ikan yang dibeli dari sumatra, jawa dan bali ditambah satu ikan tua koleksi lamanya. Kelima ikan ini adalah ikan yang memiliki intelegensi tinggi. Hal ini bisa dilihat dari warna mereka yang sangat cerah dan menarik. Sedangkan ikan yang tua itu warnanya pudar, meskipun semua orang tahu intelegensi nya juga tidak kalah dengan kelima ikan baru itu. Untuk melengkapi koleksinya, si Fulan membeli lagi 3 ekor ikan pada suatu periode dan 3 ekor lagi di periode lain. Seiring berkembang nya waktu ada dua ikan yang tidak lagi berada di akuarium tersebut karena suatu alasan tertentu.

Pertanyaannya adalah : Berapakah jumlah ikan si fulan sekarang? 😀

— to be continued

Cerita-cerita ga jelas.

Alhamdulillah, Sakit ini membahagiakan

Bismillah

Sudah hampir tiga bulan, saya berjalan terpincang-pincang. Ada mata ikan di telapak kaki kanan saya. Pada awalnya, mata ikan ini kecil dan saya cuekin. Tetapi lama-lama membesar dan rasa sakitnya semakin bertambah. Mata ikan adalah sejenis penyakit kulit yang disebabkan virus. Penyebab mata ikan adalah tekanan dan gesekan berlebihan yang terus-menerus.

Istilah medis yang lebih sesuai untuk mata ikan yang sakit adalah corns, atau tanduk. Corns terdiri dari bagian kulit yang menebal dan di tengahnya terdapat sumbat keratin (keratinous plug), yang keras dan dikelilingi oleh daerah kulit yang mengalami peradangan, berukuran seperti kacang atau lebih besar dan dapat menembus bagian dalam kulit atau lapisan dermis. Corns inilah yang terasa sakit ketika terinjak atau tertekan, karena bagian dalamnya menusuk kulit. Corns terbagi 2; corns lunak, yang umumnya terjadi pada daerah antar jari kaki dan corns yang keras, misalnya pada bagian telapak kaki. Saya mendapat “hadiah” Hard Corns 🙂

Pada awalnya, teman-teman menyarankan dioperasi saja. Mata ikan nya diangkat. Saya tidak bersedia dioperasi karena saya masih ingin main futsal dan badminton meskipun harus menahan sakit. Memang rasa nyeri itu tidak terasa sewaktu main, tetapi setelahnya yaa lumayan juga nyeri nya. Waktu itu saya hanya mengoleskan obat callusol yang saya beli di apotik untuk meminimalisir rasa sakit akibat mata ikan.

Seminggu terakhir, belum hilang rasa nyeri setiap jalan akibat mata ikan, tulang kering kaki kanan saya bengkak. Pada awalnya saya sempat bingung kenapa tiba-tiba tulang kering saya bengkak padahal tidak jatuh atau kenapa, akhirnya saya menemukan jawaban nya.  Saya termasuk tipe orang yang pecicilan kalau tidur, sehingga tulang kering beradu dengan dipan yang terbuat dari kayu. 😀

Ditambah lagi, karena saya telah merencanakan liburan pulang kampung ke Lamongan akhir bulan ini, ada konsekuensi bayar hutang piket ke teman-teman kerja saya selama dua hari berturut-turut. Sabtu dan Minggu kemarin harus masuk kerja jam 15.00 – 08.00 dan tidak bisa dihindari, flu pun menyerang.

Trio penyakit yang saya alami (mata ikan, memar tulang kering kaki dan flu) selama seminggu terakhir memang mengganggu, tapi seharusnya saya bersyukur (dan bersabar). Betapa Alloh menyayangi saya dengan mengirimkan trio penyakit ini. Saya teringat hadits rasul dalam shahih Bukhori

Setiap orang islam yang mendapat bencana penyakit dan lain nya, maka Allah menggugurkan dosa-dosa nya sebagaimana pohon menggugurkan daun nya. (HR Bukhori)

juga hadits Muslim

“Tiadalah tertusuk duri atau benda yang lebih kecil dari itu pada seorang Muslim, kecuali akan ditetapkan untuknya satu derajat dan dihapuskan untuknya satu kesalahan.” (HR. Muslim dari Aisyah ra).

Berarti setiap rasa nyeri dan pincang sewaktu berjalan, ingus yang keluar dari hidung dan batuk yang saya alami bisa menjadi penggugur dosa (kecil) saya.

Ya Alloh, hamba ridlo terhadap semua yang Engkau takdirkan bagi hamba. Hamba yakin, tidak ada yang sia-sia dari setiap kejadian. Terima kasih Engkau menghendaki hamba menjadi seorang muslim dan mukmin, karena islam ini indah.. sungguh indah.

Peduli Farid Hamzah

Bismillah

Setelah lama tidak menjenguk Fariz, hari ini saya ke rumah sakit untuk menjenguk nya. Banyak kabar yang menggembirakan diantaranya kondisi fariz yang berangsur-angsur membaik, meskipun sesekali dia demam tapi kata dokter hal itu biasa terjadi pada Bayi. Kabar yang (mungkin) harus mendapat perhatian lebih adalah besarnya tunggakan rumah sakit yang mencapai 36 juta rupiah. Oleh karena itu saya mencoba meng-informasikan ulang penggalangan dana peduli fariz ini untuk membantu biaya pengobatan fariz. Bagi yang belum mengikuti perkembangan fariz, berikut data dan cerita singkat nya Baca lebih lanjut

Inside Gerbong Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan

Bismillah

Kereta api adalah salah satu jenis alat transportasi yang digemari rakyat indonesia, terutama Jawa. Saya sendiri termasuk orang yang memanfaatkan jasa transportasi ini ketika pulang ke kampung. Seperti layaknya alat transportasi lain, kereta api pun memiliki beberapa kelas seperti kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif. Dari ketiga kelas itu, saya paling sering menggunakan kereta api kelas ekonomi untuk pulang dari Jakarta ke Surabaya, baru setelah itu ke Lamongan. Ada dua kereta api ekonomi Jakarta – Surabaya yaitu Gaya Baru Malam (GBM) yang melewati jalur selatan dan Kertajaya yang melewati jalur utara. Saya sendiri senang naik GBM karena waktu keberangkatan dan kedatangan yang cocok dengan time schedule setiap pulang kampung. selain karena harga nya yang murah. 😀 Baca lebih lanjut