Teman adalah ladang pahala (1)

Bismillahirrahmaniir rahiim

Islam adalah agama yang sangat komplek, Islam tidak hanya mengatur urusan makhluk dengan Rabb nya tetapi juga mengatur urusan makhluk dengan makhluk lain serta lingkungan dia tinggal.  Alloh lewat Rasul Nya mengajarkan betapa banyak amalan-amalan sunnah yang bisa kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga amalan-amalan tersebut bisa menjadi ladang pahala bagi kita di akhirat kelak. Setiap amalan yang kita lakukan akan bernilai ibadah dengan dua syarat yaitu ikhlas karena Alloh dan sesuai tuntunan Rasul.

Berapa banyak teman anda saat ini ??? berapa kali anda bertemu atau berkomunikasi dengan teman anda tiap hari nya??? Tahukah anda, bahwa setiap kali kita berkomunikasi atau bertemu dengan teman anda ada ladang pahala yang sangat banyak ??? berikut jenis ladang-ladang tersebut:

1.   Mengucapkan salam

Salam adalah salah satu bentuk kasih sayang seorang muslim terhadap saudaranya. Salam adalah do’a seorang muslim kepada saudaranya agar dia selalu diberi keselamatan, rahmat dan keberkahan oleh Alloh. Rasul sendiri dalam hadits bersabda :

dari ‘Imran bin Hushain radiallau ‘anhu, ia berkata: “Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengucapkan , ‘Assalaamu’alaikum’. Maka dijawab oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia duduk, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sepuluh’. Kemudian datang lagi orang yang kedua, memberi salam, ‘Assalaamu’alaikum wa Rahmatullaah.’ Setelah dijawab oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ia pun duduk, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Dua puluh’. Kemudian datang orang ketiga dan mengucapkan salam: ‘Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa baraakaatuh’. Maka dijawab oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia pun duduk dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Tiga puluh’. (Hadits Riwayat Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 986, Abu Dawud no. 5195, dan At-Tirmidzi no. 2689 dan beliau meng-hasankannya).

Sebenarnya banyak hadits tentang keutamaan salam, tapi saya memilih hadits ini untuk mengingatkan kita agar mengucapkan salam dengan sempurna. karena nilai dari salam yang diucapkan sempurna bernilai tiga kali lipat dari salam yang diucapkan singkat. Sungguh sangat disayangkan bukan kesempatan ini ??? 🙂 .

Adakah dari kita kalau mengucapkan salam via sms disingkat dengan Aslmkm wr wb ?? atau ada yang lebih parah lagi ada yang mengucap salam via sms dengan Ass (pan**t) ??? kenapa hal ini kita lakukan??? Jangan setengah-setengah dalam melakukan kebaikan. Bukankah  mengetik salam dengan sempurna Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa baraakaatuh’  jauh lebih baik dibanding dengan “Ass” ??? meskipun sang penerima sms mengetahui maksud kita dangan singkatan tersebut, ada baik nya mengucapkan salam via sms tidak disingkat.  semoga ini bisa jadi bahan renungan..

2.  Menjawab Salam

Menjawab salam hukumnya wajib jika kita sendirian, sedang jika salam diucapkan pada suatu rombongan atau kelompok, maka hukum menjawabnya adalah fardu kifayah. Jika salah satu dari kelompok tersebut telah menjawab salam yang diucapkan kepada mereka, maka hal itu  sudah cukup. Beberapa dalil yang mewajibkan menjawab salam adalah :

“Apabila kalian diberi salam/penghormatan, maka balaslah dengan yang lebih baik atau balaslah dengan yang serupa.” (QS. An-Nisa’: 86)

Dari Ali bin Abi Thalib, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sudah mencukupi untuk suatu rombongan jika melewati seseorang, salah satu darinya mengucapkan salam.” (HR. Ahmad dan Baihaqi)

3.  Tersenyum

Jika bertemu teman atau saudara kita, tersenyum lah karena senyum itu sendiri bernilai sedekah sesuai hadits nabi :

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu“  HR at-Tirmidzi (no. 1956), Ibnu Hibban (no. 474 dan 529) dll, dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, dan dinyatakan hasan oleh at-Tirmidzi dan syaikh al-Albani dalam “ash-Shahihah” (no. 572).

4.  Berjabat Tangan

berjabat tangan juga merupakan salah satu sunnah nabi, Hal ini berdasarkan hadits Anas bin Malik radiallahu ‘anhu, ia berkata:

“Apabila sahabat-sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saling berjumpa, maka mereka saling berjabat tangan dan apabila mereka datang dari bepergian, mereka saling berpelukan.” (HR. At-Tabrani dalam Al-Mu’jamul Ausath no. 97 dan Imam Al-Haitsami berkata dalam kitab Majma’uz Zawaa’id VIII/ 36, “Para perawinya adalah para perawi tsiqah.”)

5.  Berkata yang baik

Perkataan yang baik, tidak menyakiti hati juga termasuk salah satu sunnah nabi. hal ini berdasarkan hadits

وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ
“Kata-kata yang baik adalah sedekah.” (HR. Al-Bukhari no. 2707 & Muslim no. 2332)

dalam hadits arbain nawawi hadits ke-15 juga disebutkan

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أًوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ [رواه البخاري ومسلم]

 Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhori dan Muslim)

—-

setelah mengetahui dalil-dalil nya sekarang tinggal mempraktekan nya. Coba kita hitung, setiap kali bertemu teman kita, lakukan 3S (Salam, Senyum, Salaman) kita mengucapkan Assalamu’alaykum warahmatulloh wa barakaatuh sambil tersenyum dan Salaman (jabat tangan). sudah tiga amalan sunnah setiap bertemu satu orang, jika setiap hari bertemu 50 orang, berarti kita mengamalkan 150 sunnah (woww, sudah semacam multi level marketing pahala aja hehehe). Belum lagi tiap perkataan baik kita terhadap teman-teman kita juga dihitung sunnah… ternyata ladang pahala disekitar kita banyak juga ya… Alhamdulillah

senyum tulus seorang teman

sumber

khalid Al husein, buku 1001 amalan sunnah sehari semalam, Pustaka At Tibyan

http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/keutamaan-tersenyum-di-hadapan-seorang-muslim.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/ucapkanlah-salam-jawablah-salam.html

haditsarbain.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s